AKPER PEMKOT TEGAL

Hidup adalah Proses Belajar dan Berjuang Tanpa Batas

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

PENERIMAAN MAHASISWA BARU AKPER PEMKOT TEGAL TH. AKADEMIK 2012/2013

Posted by joe pada 19/03/2012

Persyaratan untuk menjadi mahasiswa :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Lulus SMU/MA semua jurusan serta SMK
  3. Umur maksimal 24 tahun saat pendaftaran
  4. Tidak cacat mental serta tidak buta warna
  5. Tinggi badan min. pria 155 cm dan wanita 150 cm

Prosedur Pendaftaran  Mahasiswa Baru

 1. Mengisi Formulir Registrasi Online  di website  www.akperpemkottegal.ac.id   :

  •     Tahap 1 : Persetujuan Mematuhi Persyaratan
  •     Tahap 2 : Mengisi Data Utama Formulir
  •     Tahap 3 : Melengkapi Data Identitas dengan benar
  •     Tahap 4 : Konfirmasi Data
  •     Tahap 5 : Cetak Bukti Registrasi

2.Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 250.000,-
Ke Rek. Bank Mandiri : 139-00-0504891-7
an. Bendahara Akper Pemkot Tegal

3. Mempersiapkan kelengkapan Berkas Pendaftaran :

    a) Bukti Registrasi Online ( Print Out Hasil Pengisian Formulir Registrasi ) yang

        ditandatangani oleh Pendaftar.

    b) Fotokopi ijazah yang dilegalisir atau Surat Keterangan Lulus dari Kepala Sekolah

        sebanyak 1 lembar.

    c) Fotokopi Danum atau Nem yang dilegalisir sebanyak 1 lembar

    d) Pas Foto berwarna ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar

    e) Bukti Setoran Pendaftaran PMB dari Bank Mandiri

4. Mengirimkan Berkas Pendaftaran (pendaftar wajib datang sendiri) ke alamat :

     Akademi Keperawatan Pemerintah Kota tegal

     Jl. Dewi Sartika No. 1 Debong Kulon Kota Tegal

 

Waktu Pendaftaran

 Pendaftaran secara online dimulai 1 April 2012.

Informasi pendaftaran  : Kampus Akper Pemerintah Kota Tegal, Jl. Dewi Sartika no. 1 Kota Tegal, Ph. (0283) 323524, 323523

Website : www.Akperpemkottegal.ac.id

Email : Akper.pemda@yahoo.co.id

Admin pendaftaran online : Zaenal Arifin, S.Kom, Telp 081911554705 / 085742206420

PENDAFTARAN ONLINE : CLIK DISINI

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , | 11 Comments »

SURAT EDARAN PPNI JAWA TENGAH TERKAIT STR Untuk Perawat

Posted by joe pada 19/12/2011

Semarang, 10 Desember 2011

Kepada Yth.

Ketua Pengurus Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.
Pimpinan Perguruan Tinggi Keperawatan se Jawa Tengah

Di_

T E M P A T

Lampiran:1 (satu) Exemplar

Perihal:Uji Kompetensi dan Pengurusan STR

Assalamu’alaikum wr wb.

Disampaikan dengan hormat bahwa memperhatikan:

Surat Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) Jawa Tengah Nomor : 0016/MTKP Jateng/XII/2011, pada tanggal 6 Desember 2011, perihal pada pokok surat;
Hasil keputusan sosialisasi dan rapat koordinasi tentang implementasi Permenkes RI nomor : 1796/Menkes/Per/VII/2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan, antara MTKP Jawa Tengah, Pengurus Propinsi PPNI Jawa Tengah, Pengurus Kabupaten/Kota PPNI Jawa Tengah, Institusi Pendidikan Keperawatan dan Pimpinan Rumah Sakit pada tanggal 9 Desember 2011;
Hasil diskusi antara MTKI, MTKP dan PPNI Jawa Tengah pada Seminar Nasional tentang Implikasi dan Implementasi Permenkes RI Nomor 1796 Tahun 2011 di Poltekkes Kemenkes Semarang di Purwokerto pada tanggal 10 Desember 2011; maka kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut, bahwa:

Perawat baru, lulusan tahun 2011.

  • Perawat baru lulusan tahun 2011 yang belum mengikuti uji kompetensi atau sudah mengikuti uji kompetensi tetapi belum lulus, sehingga belum memiliki sertifikat kompetensi maka diharuskan mengikuti uji kompetensi.
  • Soal uji kompetensi akan dikembangkan berdasar kompetensi inti perawatan vokasi dan Ners, melalui metode MCQ.
  • Uji kompetensi akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2011, jam 09.00 WIB. Tempat ujian akan diinformasikan lebih lanjut.
  • Biaya mengikuti uji kompetensi sebesar Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah).
  • Pendaftaran secara kolektif melalui Pengurus PPNI Kabupaten/Kota masing-masing selambat-lambatnya 19 Desember 2011, dengan mengumpulkan persyaratan :
  1. Fotokopi ijazah yang dilegalisir 2 (dua) lembar.
  2. Foto berwarna, dengan layar warna merah.
  3. Map warna merah.

Perawat lama, lulusan sebelum tahun 2011.

  • Perawat lama, lulusan sebelum tahun 2011 yang belum mengikuti uji kompetensi sehingga belum memiliki sertifikat kompetensi dan SIP, maka akan diproses untuk memperoleh STR.
  • Proses pengurusan STR dilakukan secara kolektif melalui PPNI Kabupaten/kota untuk diteruskan ke PPNI Propinsi dan MTKP, dengan mengumpulkan persyaratan sebagai berikut :
  1. Foto kopi ijazah yang dilegalisir 2 (dua) lembar.
  2. Foto berwarna, dengan layar warna merah, 4 (empat) lembar.
  3. Foto kopi SIP lama.
  4. Foto kopi KTP.
  5. Map warna merah.

Biaya operasional ditetapkan maksimal sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) setiap orang
Seluruh persyaratan diterima oleh Sekretariat PPNI Jawa Tengah selambat-lambatnya tanggal 24 Desember 2011.
Perawat lama, lulusan sebelum tahun 2011 yang belum mengikuti uji kompetensi sehingga belum memiliki sertifikat kompetensi maka disarankan mengikuti uji kompetensi. Metode ujian, waktu dan tempat pelaksanaan, biaya dan tata cara pendaftaran sama dengan perawat baru, lulusan tahun 2011. Hal tersebut karena sertifikat kompetensi merupakan persyaratan untuk memperoleh STR.

Sehubungan dengan hal tersebut kami mohon :

Pengurus Kabupaten/Kota PPNI seluruh Jawa Tengah untuk segera menindaklanjuti surat edaran ini sambil menunggu Pedoman atau Petunjuk Teknis Pelaksanaan Permenkes RI Nomor 1796 Tahun 2011 dari MTKI.
Perguruan Tinggi keperawatan yang belum menyelenggarakan uji kompetensi bagi lulusan tahun 2011 harus melaksanakan uji kompetensi sesuai jadwal yang telah ditetapkan; Sedangkan bagi sudah, tetapi menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) sebagai persyaratan memperoleh STR harus segera menyerahkan/melengkapi foto kopi ijazah yang dilegalisir sebanyak 2 (dua) lembar. Teknis pelaksanaannya harap berkoordinasi dengan Pengurus PPNI Kabupaten/Kota dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Sdr Untung Sujianto, SKp., M.Kes (081213633311)
M. Fatkul Mubin, SKp, M.Kep., Sp.Jiwa (081288439997).

Demikian atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan banyak terima kasih.

PENGURUS PROVINSI

PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA (PPNI) JAWA TENGAH

Ketua,

Edy Wuryanto, SKp, M.Kep

Tembusan :

Ketua Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP) Jawa Tengah.
Pengurus Korwil PPNI Jawa Tengah.
Arsip.

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , , | 5 Comments »

CARA MENGURANGI GEJALA RLS (Restles Leg Syndrome)

Posted by joe pada 17/12/2011

Sebelum mengetahui bagaimana Cara mengurangi gejala RLS, alangkah baiknya anda harus mengetahui apa itu RLS…

RLS atau Restless legs syndrome adalah kondisi di mana kaki terasa sangat tidak nyaman ketika duduk atau berbaring. Perasaan tidak nyaman ini akan hilang untuk sementara jika berjalan. RLS dapat membuat sulit tidur di malam hari dan membuat sulit ketika harus melakukan perjalanan dengan kendaraan. RLS juga diartikan sebagai suatu kondisi neurologis yang digambarkan dengan suatu keinginan yang tidak tertahankan untuk menggerakkan kaki.

Tanda dan gejala RLS adalah rasa tidak nyaman pada betis, paha, kaki atau tangan yang sering diekspresikan dengan :

• Merangkak
• Perasaan geli
• Kejang
• Merayap
• Menarik kaki saat berjalan
• Nyeri
• Perasaan seperti tersetrum
• Tidak nyaman
• Gatal
• Rasa seperti digrogoti
• Sakit
• Rasa seperti terbakar
• Kaku
• Sulit menggerakkan kaki

Menurut International Restless Legs Syndrome Study Group, terdapat empat kriteria yang harus terpenuhi sebelum didiagnosis RLS, diantaranya adalah :

  • Keinginan yang kuat untuk menggerakkan kaki yang tidak dapat ditolak. Seringkali keinginan tersebut disertai dengan sensasi tidak nyaman- merayap, gatal, tertarik, perih.
  • Keluhan ini mulai atau menjadi memburuk sewaktu istirahat.
  • Keluhan ini akan membaik jika menggerakkan kaki, baik menyeluruh ataupun hanya sebagian saja. Perbaikan akan menetap selama terjadi gerakan motorik.
  • Keluhan memburuk pada malam hari terutama sewaktu sedang berbaring.

Penyebab RLS sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, para peneliti menduga adanya RLS disebabkan karena ketidakseimbangan dopamin, suatu kimiawi yang dihasilkan otak, yang akan mengirim sinyal ke otak untuk mengontrol pergerakan otot.

CARA MENGURANGI GEJALA RLS (Restles Leg Syndrome)

  1. Perbanyak mengkonsumsi makanan sumber zat besi, seperti bayam, brokoli, buncis dll. Atau suplementasi zat besi. Folat juga bisa membantu meminimalisasi keluhan restless Leg Syndrome (RLS)
  2. Hindari konsumsi alkohol, kafein termasuk juga obat-obat yang banyak mengandung kafein
  3. Hindari obat tidur. Obat-obat untuk sinusitis dan alergi juga bisa memunculkan gejala RLS
  4. Jaga tubuh tetap hangat dalam cuaca dingin , misal menggunakan kaos kaki dan jaket.
  5. Pijat di kaki menjelang malam juga bisa berguna menjegah RLS
  6. Berjalan-jalan sebelum tidur. Berjalan akan melepas endorfin yang berperan meningkatkan tidur lebih nyenyak
  7. Olahraga seperti jalan kaki baik untuk meringankan gejla RLS. Juga bisa lakukan peregangan untuk otot betis, bokong, paha sebelum tidur
  8. Mandi air hangat sebelum tidur akan merelaksasi otot-otot dan meminimalisasi gejala RLS
  9. Segera bangun dan berjalan-jalan selama beberapa menit, bila dirasa gejala RLS akan muncul. Goyang-goyangkan kaki ke depan dan belakang berulang kali. Bisa juga memberi kompres hangat atau kompres dingin pada bagian yang terkena
  10. Lakukan pernafasan dalam dan belajarlah cara melakukan relaksasi
  11. Ubah posisi tidur beberapa kali. Jadwal tidur yang teratur juga membantu membiasakan tubuh dan pikiran untuk menikmati tidur yang baik.
  12. Usahakan tidak makan terlalu banyak. Gerakan pencernaan mendekati waktu istirahat ini dapt memicu gejala RLS
  13. Istirahatlah jika merasa lelah

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | 2 Comments »

Pemutihan STR Berdasarkan PERMENKES No 1796/Menkes/Per/VIII/2011 Tentang Registrasi Tenaga Kesehatan

Posted by joe pada 05/12/2011

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1796/Menkes/Per/Viii/2011 Tentang Registrasi Tenaga Kesehatan, merupakan pengganti dari Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 161/Menkes/Per/I/2010 Tentang Registrasi Tenaga Kesehatan.

Dengan adanya permenkes tersebut, maka setiap tenaga kesehatan wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) sebelum tenaga kesehatan tersebut melaksanakan tugas keprofesiannya.

Sedangkan Uji Kompetensi wajib diikuti oleh mahasiswa program kesehatan sebelum mereka lulus dari institusi pendidikannya. Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu upaya Pemerintah dalam hal pembinaan dan pengawasan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia. Bagi mereka yang lulus pendidikan sebelum tahun 2011 atau sebelum Permenkes ini di keluarkan, tidak diwajibkan mengikuti Uji Kompetensi. Dan kepadanya dapat diberikan Surat Tanda Registrasi (STR) dengan masa berlaku 5 (lima) tahun. (Bisa melakukan pemutihan). batas pengumpulan berkas pemutihan sampai dengan akhir desember 2011.

Untuk mendapatkan pemutihan STR tersebut,setiap tenaga kesehatan mengusulkan permohonan kepada Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) melalui Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP)  dengan melampirkan hal-hal sebagai berikut :

1.Fotokopi KTP 1 lmbar

2.Fotocopy Ijazah (legalisir) rangkap 2

3.Pas Foto ukuran 4×6 latar belakang merah,sebanyak 4 lembar

4.Surat Ijin Kerja ( bila ada) sebanyak 2 lembar

Berkas usulan ini dapat disampaikan melalui organisasi profesinya masing-masing secara kolektif

Diharapkan semua tenaga kesehatan,baik PNS maupun yang bekerja di swasta dapat segera mengusulkan permohonan untuk mendapatkan STR sesuai Permenkes 1796 tahun 2011 ini.

Berdasarkan Permenkes Tersebut maka PPNI kota Tegal Akan mengkordinir dan memfasilitasi  Seluruh Perawat Kota Tegal untuk melakukan pemutihan STR bagi perawat yang belum memiliki STR/yang sudah punya tetapi masa berlakunya sudah habis.

PERSYARATAN :

  1. Fc Ijazah yang dilegalisir 2 Lembar
  2. Pas foto Warna 4X6 = 4 Lembar (Back Graund Merah dan Memakai Jas PPNI)
  3. Stop map Merah
  4. Fc KTP
  5. Administrasi Rp.100.000 (Seratus  Ribu Rupiah)

Berkas dikumpulkan Paling lambat tanggal 10 Desember 2011 di Sekretariat PPNI Kota Tegal.

TIDAK ADA UJIAN KOMPETENSI  bagi perawat yang lulus sebelum tahun 2011. Akan diberlakukan UJI KOMPETENSI bagi perawat yang lulus tahun 2011.

Dengan berlakunya Permenkes ini minimal 1 tahun setelah diundangkan atau setelah tahun 2011, maka bagi tenaga kesehatan  yang akan melakukan perpanjangan STR dilakukan melalui partisipasi dalam kegiatan pendidikan dan /pelatihan serta kegiatan ilmiah lainya sesuai dengan bidang keprofesianya.

Sebagaimana tercantum dalam BAB II pasal 5 bahwa partisipasi tenaga kesehatan tersebut dapat digunakan sepanjang telah memenuhi Persyaratan perolehan Satuan Kridit Profesi.

Perolehan Satuan Kridit Profesi harus mencapai minimal 25 (dua Puluh Lima) Satuan Kredit Profesi Profesi) selama 5 (lima) tahun.

Silakan Download ISi PERMENKES no. 1796 tahun 2011

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , , , , | 44 Comments »

SURAT EDARAN MTKI terkait STR (Surat Tanda Registrasi Tenaga Kesehatan)

Posted by joe pada 05/12/2011

Dari       : Ketua Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI)

Kepada  : Seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota

Perihal   : Pelaksanaan Registrasi dan Sertifikasi Tenaga Kesehatan

Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Menteri Kesehatan Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1796/MENKES/PER/VIII/2011 tentang Registrasi Tenaga Kesehatan dan mempermudah tenaga kesehatan untuk dapat menjalankan pekerjaan sesuai dengan keahlian dan kewenangan serta sambil menunggu diterbitkannya Surat Tanda Registrsi (STR) bagi tenaga kesehatan yang bersangkutan, maka dapat diambil langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Tenaga Kesehatan yang dimaksudkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan tersebut adalah Tenaga Kesehatan selain Tenaga Medis dan Tenaga Kefarmasian.
  2. Bagi tenaga kesehatan yang telah memiliki:
    1. SIP bagi Perawat berdasarkan Permenkes Nomor. 1239/Menkes/SK/XI/2001dan Nomor. 02.02/MENKES/148/I/2010
    2. SIF bagi Fisioterapis berdasarkan Permenkes Nomor. 1363/Menkes/SK/XII/2001
    3. SIPG bagi Perawat Gigi berdasarkan Permenkes Nomor. 1392/Menkes/SK/XII/2001
    4. SIRO bagi Refraksionis Optisien berdasarkan Permenkes Nomor. 544/Menkes/SK/VI/2002
    5. SIB bagi Bidan berdasarkan Permenkes Nomor. 900/Menkes/SK/VII/2002 dan Nomor. 1464/MENKES/PER/X/2010
    6. SITW bagi Terapis Wicara berdasarkan Permenkes Nomor. 867/Menkes/Per/VIII/2004
    7. SIR bagi Radiografer berdasarkan Permenkes Nomor. 357/Menkes/Per/V/2006
    8. SIOT bagi Okupasi Terapis berdasarkan Permenkes Nomor. 548/Menkes/Per/V/2007
    9. baik yang belum habis masa berlakunya maupun yang telah habis masa berlakunya dapat memperoleh SIK atau SIP berdasarkan Permenkes tersebut diatas. Dengan demikian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota tetap dapat mengeluarkan SIK/SIP berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan tersebut.

  Baca entri selengkapnya »

Posted in Uncategorized | Dengan kaitkata: , , , , | 170 Comments »