AKPER PEMKOT TEGAL

Hidup adalah Proses Belajar dan Berjuang Tanpa Batas

Profil Akper

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Tenaga keperawatan yang memiliki kemampuan dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan dan keperawatan, mampu bekerja secara cepat dan teratur, memiliki kemampuan kognitif dan psikomotor dan mempunyai kualitas bersaing  di dalam maupun luar negeri akan semakin banyak dibutuhkan. Selain itu, dengan adanya UU no. 8 tahun 1999 mengenai perlindungan konsumen akan berdampak pada pentingnya pemberian pelayanan kesehatan dan keperawatan yang bermutu yang diberikan oleh perawat yang berkualitas dan profesional dan masyarakat akan semakin kritis untuk menilai dan menyampaikan klaim terhadap pelayanan kesehatan dan keperawatan yang diterimanya.

Dengan adanya hal tersebut maka pelayanan keperawatan yang profesional harus terus dikembangkan dengan kompetensi perawat yang memenuhi standar serta kaidah etik dan moral, sehingga masyarakat menerima pelayanan keperawatan yang bermutu. Perawat dituntut untuk mandiri dan mampu melaksanakan semua fungsi dan tanggung jawab profesi yang meliputi pelayanan asuhan keperawatan, pengembangan pendidikan tinggi keperawatan, pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peran aktif dalam membangun keperawatan yang profesional.

Untuk dapat mewujudkan hal tersebut maka perlu dipersiapkan tenaga keperawatan yang bermutu dan profesional melalui pengembangan pendidikan tinggi keperawatan. Dengan dihasilkannya tenaga perawat yang bermutu tinggi maka akan tercapai kompetensi yang memenuhi kebutuhan kualitas pelayanan keperawatan di setiap tingkat sistem pelayanan keperawatan.

Atas dasar tersebut maka Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Tegal didirikan untuk berperan dalam mencetak tenaga perawat yang professional dan berkualitas.

B. Sejarah Pendirian Akper

Akper Pemerintah Kota Tegal didirikan sebagai konvensi dari Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Tegal yang berdiri sejak tahun 1983. Akper Kota Tegal berdiri berdasarkan SK Menkes RI No. HK.00.06.1.3.02132 tanggal 18 Mei 1998

Sejak awal pendirian, Akper Pemerintah Kota Tegal merupakan UPTD Dinas Kesehatan Kota Tegal yang ditegaskan dengan SK Walikota No. 18 tahun 2002.

Tahun 2003, Akper Pemerintah Kota Tegal mendapat akreditasi B dari Pusdiknakes Depkes RI sesuai dengan SK. Ka. Pusdiknakes Depkes RI No. KH.00.06.2.2.734 tertanggal 9 Mei 2003. Kemudian pada tahun 2004, perijinan penyelenggaraan pendidikan Akper diperbaharui dengan SK Menkes RI No. HK.03.2.4.1.03070 tanggal 31 Agustus 2004.

Pada tahun 2005, mengacu kepada perubahan SOTK yang baru, maka kedudukan Akper Pemerintah Kota Tegal tidak sebagai UPTD Dinas Kesehatan Kota Tegal, tetapi di bawah Walikota Tegal sesuai dengan SK Walikota No. 27 tahun 2005 tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Akper Pemerintah Kota Tegal. Sampai saat ini, Akper Pemerintah Kota Tegal telah memasuki usianya yang ke delapan dan telah meluluskan sebanyak 5 angkatan dengan jumlah lulusan sebanyak 261 perawat dengan penyerapan lebih dari 85%.

C. Dasar dan Falsafah Pendidikan

    1. Falsafah Dasar Negara Republik Indonesia (Pancasila)
    2. Tridharma Perguruan Tinggi
    3. Kode Etik Profesi Keperawatan
    4. SK. Menkes RI no. HK.00.06.1.3.02132 tanggal 18 Mei 1998 tentang ijin penyelenggaan pendidikan
    5. SK Ka Pusdiknakes Depkes RI no. HK.00.06.2.2.734 tertanggal 9 Mei 2003 tentang pemberian akreditasi lembaga pendidikan
    6. SK Menkes RI No. HK.03.2.4.1.03070 tanggal 31 Agustus 2004 tentang perpanjangan ijin penyelenggaraan pendidikan.
    7. SK Walikota No. 27 Tahun 2005 tanggal 8 Desember 2005 tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Akper Kota Tegal
    8. Kepmendiknas No. 232/U/2000 tentang Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa

D. Tujuuan Institusi

Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Tegal bertujuan untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi :

  1. Bidang Pendidikan dan Pengajaran
    1. Menyelenggarakan pendidikan D3 keperawatan yang berkualitas
    2. Menyelenggarakan pelatihan baik tingkat regional dan nasional untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia.
    3. Menghasilkan pemikiran yang memperkokoh pengembangan watak, moral dan etika bangsa Indonesia.
    4. Menghasilkan karya ilmiah dalam bidang kesehatan, khususnya dalam bidang keperawatan yang menopang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan serta pembangunan nasional.
  2. Bidang Penelitian
    1. Meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan keperawatan berdasarkan hasil penelitian.
    2. Mengembangkan inovasi proses belajar mengajar melalui penelitian
  3. Bidang Pengabdian Masyarakat
    1. Berperan serta dalam pemikiran konseptual, penyelesaian masalah dan penanggulangan masalah kesehatan masyarakat baik pada skala regional maupun nasional
    2. Berperan serta dalam pengembangan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan

E. Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan

Akper Pemerintah Kota Tegal mempunyai visi : “Menghasilkan tenaga Ahli Madya Keperawatan (AMK) yang menguasai ilmu pengetahuan dan tekhnologi, beriman dan bertaqwa, penuh pengabdian kepada nusa dan bangsa serta berwawasan global.” Untuk mencapai visi tersebut maka Akper Pemerintah Kota Tegal menetapkan misi :

  1. Meningkatkan program pendidikan dan pengajaran keperawatan
  2. Meningkatkan pelayanan administrasi yang professional
  3. Melaksanakan penelitian secara periodik
  4. Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat
  5. Meningkatkan kemampuan staff akademik
  6. Melengkapi sarana dan prasarana pendidikan
  7. Meningkatkan penguasaan berbahasa Inggris bagi peserta didik
  8. Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektoral

Tujuan Penyelenggaraan Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Tegal untuk menghasilkan lulusan yang terampil dan profesional yang dapat memenuhi kebutuhan akan pelayanan keperawatan baik di dalam maupun luar negeri, dengan kualifikasi :

  1. Mampu melakukan tugas profesi keperawatan dalam sistem pelayanan kesehatan sesuai dengan kebijakan pemerintah
  2. Mampu meningkatkan dan mengembangkan diri dalam bidang keperawatan sesuai dengan asas belajar seumur hidup
  3. Mampu mengikuti perkembangan teknologi kesehatan dan keperawatan serta mampu berkomunikasi dengan masyarakat internasional.

2. SISTEM PENDIDIKAN DAN KURIKULUM

A. Program Pendidikan

Program Pendidikan Akper Pemerintah Kota Tegal dikembangkan berdasarkan kurikulum tahun 1999 yang telah ditetapkan oleh Pusdiknakes Depkes RI dan penyusunannya telah memperhatikan :

  1. Aspek kognitif, yaitu penguasaan ilmu pengetahuan dan tekhnologi
  2. Aspek afektif, yaitu penanaman sikap dan tingkah laku secara profesional
  3. Aspek psikomotor, yaitu penguasaan ketrampilan keperawatan
  4. Aspek sosial, yaitu penguasaan kemampuan untuk berinteraksi sosial dengan orang lain

Kurikulum disusun secara sistematik, berlandaskan kompetensi dengan berbagai bentuk pengalaman belajar yang lebih menekankan pada belajar aktif, belajar melalui pengalaman/kerja dalam tatanan pelayanan kesehatan yang nyata.

Mata kuliah dikelompokkan sesuai dengan Kepmendiknas No. 232/U/2000 tentang Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa, yaitu :

  1. Kelompok mata kuliah pengembangan kepribadian
  2. Kelompok mata kuliah keilmuan dan ketrampilan
  3. Kelompok mata kuliah keahlian bekarya
  4. Kelompok mata kuliah perilaku berkarya
  5. Kelompok mata kuliah kehidupan bermasyarakat

B. Program Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran di Akper Pemerintah Kota Tegal dilaksanakan dengan sistem kredit dan waktu penyelenggaraannya diatur dengan menggunakan sistem semester. Penyusunan, perencanaan dan pelaksanaan program pembelajaran dengan menggunakan kredit sebagai tolok ukur beban pendidikan. Jumlah SKS yang harus diselesaikan mahasiswa Akper Pemerintah Kota Tegal adalah 120 SKS dengan rincian 108 SKS muatan inti dan 12 SKS muatan lokal, dengan waktu tempuh minimal selama 6 semester dan maksimal 10 semester.

Proses pembelajaran yang digunakan dengan metode :

1. Proses perkuliahan/classical

Proses perkuliahan dilaksanakan di kelas sesuai dengan kalender akademik yang telah tersusun secara efisien dan efektif serta memperhatikan hak dan kewajiban peserta didik. Metode pembelajaran di kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi kasus, dan seminar kasus dengan menggunakan alat bantu berupa OHP, peralatan audio visual (video, televisi, tape). Selain itu didukung pula dengan fasilitas perpustakaan yang dilengkapi dengan koleksi buku kesehatan dan keperawatan serta koleksi kaset dan VCD.

2. Proses belajar laboratorium

Pembelajaran di laboratorium memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman yang konkrit, menguji coba pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dengan cara demonstrasi, redemonstrasi dan simulasi, sehingga ketika mahasiswa melakukan praktek ke lapangan berhadapan dengan manusia, akan terhindar dari malpraktek. Lab. Keperawatan Akper Pemerintah Kota Tegal telah memiliki manekin/boneka yang struktur anatomi dan fungsinya mirip dengan anatomi dan fungsi manusia sesungguhnya sehingga memudahkan mahasiswa untuk pembelajaran dan meminimalkan malpraktek ketika praktek di rumah sakit. Selain itu peralatan lab lainnya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Pusdiknakes.

3. Proses belajar praktek klinik lapangan

Pembelajaran di klinik/lapangan memberi kesempatan kepada peserta didik untuk melaksanakan/mempraktekkan pengetahuan serta ketrampilan yang telah didapatkan di kampus dengan disertai pembelajaran sikap profesionalisme, penguasaan kognitif, afektif, psikomotor dan penguasaan komunikasi. Dalam proses pembelajarannya, Akper Pemerintah Kota Tegal telah bekerja sama dengan lembaga pelayanan kesehatan milik pemerintah, terdiri dari :

  1. Puskesmas di Kota Tegal
  2. Panti Sosial Tresna Wreda di Pemalang dan Brebes,
  3. RSU Kardinah Tegal,
  4. RS dr. Soeselo Slawi,
  5. RSUD Brebes,
  6. RS Jiwa Daerah Surakarta.
  7. RSUD Keraton Pekalongan

4. Pembuatan karya tulis

Proses pembelajaran dengan membuat karya tulis memberi kesempatan kepada peserta didik dalam mengungkapkan pengetahuan dan teknologi kesehatan dan keperawatan dengan pendekatan secara sistematik dan dapat dibuktikan secara ilmiah.

C. Evaluasi

Evaluasi selama proses pendidikan bertujuan untuk dapat memberikan umpan balik yang segera dapat digunakan sehingga meningkatkan motivasi peserta didik untuk berpartisipasi dalam proses pendidikan. Evaluasi tersebut meliputi kehadiran peserta didik di kelas, partisipasi aktif dalam diskusi dan seminar, penulisan paper/makalah dan penugasan.

Evaluasi pada akhir pendidikan berguna untuk melihat kemampuan hasil dari proses pendidikan apakah peserta didik telah memenuhi kompetensi minimal yang telah disyaratkan. Evaluasi meliputi tes tulis setiap akhir semester, tes ketrampilan di lab keperawatan, tes ketrampilan di klinik/lapangan serta Ujian Akhir Program. Pada Ujian Akhir Program yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, Akper Pemerintah Kota Tegal telah meluluskan 100% secara berturut-turut dari tahun 2003-2005.

D. Program Pelatihan

Dalam rangka peningkatan kualitas mutu lulusan Akper Pemerintah Kota Tegal, diselenggarakan program pelatihan antara lain :

  1. Pelatihan PPGD (Penanggulangan Penderita Gawat Darurat)
  2. Pelatihan Komputer
  3. English Conversation Class and English Club

Saat ini peserta pelatihan berasal dari mahasiswa dan perawat dari Kota Tegal dan sekitarnya (untuk pelatihan PPGD). Pengembangan ke depan akan diadakan pelatihan bagi instruktur klinik (Training Of Traineer).

3. PENGELOLAAN SUMBER DAYA

A. Keuangan

Pengelolaan keuangan Akper Pemerintah Kota Tegal dilakukan secara swadana/swakelola. Sumber keuangan untuk kelangsungan pendidikan berasal dari :

  1. SPP mahasiswa sebesar Rp. 1.300.000 per semester.
  2. Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) sebesar Rp. 4.000.000 dari mahasiswa baru.

Alokasi pnggunaan anggaran tiap tahun tercantum dalam tabel 1.

Tabel 1. Alokasi Penggunaan anggaran per tahun

No Alokasi Persentase Penggunaan
1 Biaya kepegawaian 38,8 % 1.  Gaji karyawan (THL),2.  Insentif karyawan,3.  Tunjangan struktural,

4.  Insentif dewan penyantun,

5. Honor mengajar bagi dosen tetap dan dosen tidak tetap.

2 Biaya Pendidikan 34,9 %
  1. Biaya pendidikan dan pelatihan bagi staff,
  2. Pengadaan pendidikan dan pelatihan bagi mahasiswa,
  3. Pengadaan buku ajar keperawatan,
  4. Pengadaan penelitian,
  5. Biaya praktek keperawatan di lab
  6. Biaya praktek keperawatan    klinik/ lapangan,
  7. Evaluasi ujian semester,
  8. Try out ujian akhir dan
  9. Pelaksanaan ujian akhir program.

Lanjutan tabel 1

No Alokasi Persentase Penggunaan
3 Biaya barang dan jasa 4,1% 1.  Pengadaan alat tulis kantor,

2.  Pengadaan alat tulis untuk kelangsungan

pendidikan, dan

3.  Kebutuhan rumah tangga

4 Biaya Perjalanan 1,6 % 1.  Perjalanan dinas ke Pusdiknakes

Depkes RI

2.  Perjalanan dinas ke DinKes Propinsi

Jawa Tengah

3.  Perjalanan dinas ke instansi terkait

untuk kepentingan pendidikan dan

pengembangan Akper

5 Biaya perkantoran 2,9 % 1. Pembayaran rek. Listrik,

2. Pembayaran telepon, dan koran

6 Biaya pemeliharaan 4,5 % Untuk rencana anggaran 2006/2007, dialokasikan ke

  1. Pemeliharaan gedung,
  2. Pemeliharaan inventaris kantor,
  3. Pemeliharaan OHP dan
  4. Pemeliharaan kendaraan
7 Biaya modal 13,2 % 1. Biaya alat perkantoran,2. Perbaikan dan penambahan koleksi buku-buku perpustakaan,3. Perbaikan lab keperawatan

4. Perbaikan lab komputer serta

5. Pembangunan sarana olah raga yang baru

Jumlah 100%

Anggaran yang berasal dari Pemerintah Kota Tegal beberapa diantaranya dialokasikan untuk asset.

Aset lainnya yang dimiliki oleh Akper juga berasal dari sumbangan mahasiswa yang kemudian menjadi inventaris Pemerintah Kota Tegal (Asset terlampir dalam tabel 8).

B. Ketenagaan

Akper Pemerintah Kota Tegal saat ini memiliki 30 staff dengan staff dosen tetap sebanyak 14 orang dan staff administratif sebanyak 16 orang. Dosen tidak tetap sebanyak 30 orang berasal dari tenaga dokter umum dan spesialis Penyakit Dalam, Bedah, Obsgyn, Anak, Psikiatri serta Psikolog, Apoteker dan dosen dari tenaga non kesehatan. Status kepegawaian tercantum dalam tabel 3. dan daftar nama staff Akper dan dosen tidak tetap terlampir dalam tabel 4, 5 dan tabel 6

C. Sarana Fisik

Kampus Akper Pemerintah Kota Tegal terletak di Jalan Dewi Sartika No. 1 Tegal, dengan luas tanah 20.000 m2 dengan bangunan dua lantai dengan luas bangunan 600 m2 senilai 205 juta rupiah.

Selain itu, untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, Akper Pemerintah Kota Tegal mendapat bantuan dari PKD berupa set mesin Risograf senilai 50 juta rupiah dan bantuan dari APBD II berupa set boneka (manekin) senilai 73 juta rupiah.

Penyediaan sarana dan fasilitas selain pembangunan gedung, risograf dan manekin 1 buah, semuanya berasal dari sumbangan mahasiswa. Laboratorium Keperawatan yang dimiliki sudah mencapai 80% standar, dan perpustakaan dengan koleksi yang dimiliki sudah mencapai 78% standar. Laboratorium Komputer memiliki 20 unit komputer dengan jaringan internet menggunakan jaringan kabel dari Telkomnet instant.

Penggunaan lahan selain untuk gedung, digunakan untuk lapangan olahraga dan parkir bagi staff dan mahasiswa. Pengembangan lahan belum dilaksanakan dikarenakan keterbatasan pendanaan. Selain itu Akper juga belum mempunyai auditorium/ruang  pertemuan  yang  luas,  sehingga  pelaksanaan  kegiatan  dengan

skala besar seringkali harus menyewa gedung pertemuan.

Akper juga belum mempunyai LCD, sehingga ketika harus menjelaskan materi berupa tayangan audio visual dan CD Interaktif kepada mahasiswa mengalami hambatan.

Fasilitas fisik Akper terlampir dalam tabel 9.

D. Peserta Didik

Peserta didik/mahasiswa diperoleh melalui sistem Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru yang sesuai dengan aturan dari Pusdiknakes Depkes RI, dan dilaksanakan secara serentak oleh Akper seluruh Indonesia.. Data menunjukkan setiap tahun terjadi tren penurunan jumlah pendaftar sehingga perlu dipikirkan strategi untuk meningkatkan minat masyarakat dan informasi terhadap keberadaan Akper.

Sebelum memasuki perkuliahan, mahasiswa terlebih dahulu harus mengikuti Pengenalan Program Studi (PPS) sehingga ketika memasuki pendidikan mahasiswa sudah beradaptasi dan prestasi belajar dapat diraih.

Kegiatan ekstrakurikuler bagi mahasiswa dirancang untuk mengembangkan kreatifitas dan potensi mahasiswa dalam berorganisasi dan meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan meliputi :

  1. Program bakti sosial seperti kegiatan pengobatan dan seminar kesehatan bagi masyarakat, pemeriksaan donor darah dan pelaksanaan donor darah
  2. Program Peringatan Hari Besar Keagamaan
  3. Program pembinaan keorganisasian Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) dan KSR
  4. Program pembinaan olahraga seperti sepak bola, bulu tangkis dan tennis meja
  5. Program pembinaan kesenian seperti paduan suara, band dan musik kulintang

Kelulusan mahasiswa, setelah mendapatkan akreditasi B dari Pusdiknakes, sejak tahun 2003-2006 berhasil meluluskan 100%.

Data pendaftar dan data mahasiswa dapat dilihat di Grafik 10 dan Grafik 11

E. Pendayagunaan lulusan

Pendayagunaan lulusan, sebagian besar alumni (85%), bekerja di :

  1. Sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit, Puskesmas dan lembaga pemerintah lainnya,
  2. Rumah Sakit swasta, rumah bersalin, klinik keperawatan swasta di kota-kota besar di Jawa seperti Semarang, Jakarta, Bandung dan sekitarnya,
  3. Lembaga yang memerlukan jasa keperawatan,
  4. Institusi Pendidikan Keperawatan atau melanjutkan ke jenjang S1 ners
  5. Lembaga luar negeri yang memerlukan jasa keperawatan (di Taiwan, Belanda dan Papua New Guini).

F. Kerjasama Lintas Sektoral

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas tenaga keperawatan di Kota Tegal dan sekitarnya, maka Akper mengadakan kerjasama dengan institusi lain. Akper telah menyelenggarakan kerja sama berupa praktek klinik keperawatan bagi mahasiswa dan penyelenggaraan seminar nasional keperawatan Institusi yang telah menjalin kerjasama dengan Akper antara lain  :

  1. RS Kardinah Tegal
  2. RS dr. Soeselo Slawi
  3. RSUD Brebes
  4. RSUD Keraton Pekalongan
  5. RSU Islam Harapan Anda Tegal
  6. RSU Bhakti Asih Brebes
  7. RS Jiwa Daerah Surakarta
  8. Panti Werdha Brebes dan Pemalang
  9. Dinas Kesehatan Kota Tegal
  10. PMI Kota Tegal
  11. PPNI Kota Tegal
  12. PPNI Kab. Tegal
  13. PPNI Kab. Pemalang

10.  PPNI Kab. Brebes, Tegal dan Pemalang

11.  Suku Dinas Kegawatdaruratan 119 DKI Jakarta

12.  Institusi lain yang mendukung peningkatan proses pendidikan dan pengembangan keperawatan

4. STRATEGI PENGEMBANGAN

Sebagian besar negara-negara di dunia telah menunjukkan bahwa tenaga keperawatan merupakan tulang punggung dari sistem pelayanan kesehatan. Perawat seringkali menjadi pemberi pelayanan utama (WHO), sedangkan World Bank menyebutkan bahwa cara pembiayaan yang paling efektif untuk pelayanan kesehatan dasar yang utama adalah melalui kombinasi strategi kesehatan masyarakat dengan paket pelayanan kesehatan dasar yang sebenarnya dapat dilakukan oleh tenaga perawat. Dengan demikian perawat selalu dibutuhkan baik dalam jumlah maupun kualitas seiring dengan pertumbuhan penduduk, sehingga perlu dipikirkan strategi yang tepat bagi pengembangan Akper Pemerintah Kota Tegal.

Dalam pengembangan institusi pendidikan, Akper Pemerintah Kota Tegal menghadapi tantangan dan kendala yang tidak bisa diatasi sendiri dan memerlukan bantuan dari Pemerintah Kota Tegal berupa kebijakan yang mendukung pengembangan institusi Akper. Selama ini tantangan dan kendala yang dihadapi oleh Akper  Pemerintah Kota Tegal adalah :

  1. Berdasarkan SOTK yang baru, Akper Pemerintah Kota Tegal berada di bawah Walikota Tegal sesusi dengan SK Walikota No. 27 tahun 2005. Kelembagaan Akper belum sepenuhnya diatur melalui perda sehingga perlu dibuat adanya perda mengenai kedudukan Akper.

Berdasarkan UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, bahwa kesehatan merupakan kewenangan daerah, yang berarti bahwa pengelolaan kesehatan bagi masyarakat mutlak dilakukan oleh Pemerintah Daerah termasuk di dalamnya peningkatan kualitas tenaga kesehatan, sehingga kedudukan Akper di bawah Pemda yang bertujuan untuk mencetak tenaga keperawatan dan meningkatkan kualitas tenaga kesehatan khususnya perawat tidak bertentangan dengan UU Sisdiknas tahun 2004.

Pengembangan kelembagaan Akper milik Pemda aka diarahkan kepada Badan Hukum Pendidikan dan pelaksanaan hal tersebut mengunggu keputusan/peraturan dari Pemerintah pusat.

  1. Staff Akper Pemerintah Kota Tegal 50% nya merupakan tenaga non PNS sehingga perlu direncanakan pengangkatan PNS secara berkala  di   Akper    sesuai   dengan

kemampuan Pemerintah Daerah.

  1. Pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia baik staff PNS maupun non PNS, seperti melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, pelatihan dan kursus serta penyelenggaraan pelatihan selain menggunakan anggaran dari sumbangan mahasiswa (SPP dan SPI), pada tahun 2006 ini juga mendapatkan bantuan biaya pelatihan dan seminar dari BKD/Pemerintah Kota Tegal dan perlu direncanakan pengembangan dan peningkatan kualitas bagi staff.
  1. Pengembangan karir staf dosen tetap di Akper saat ini belum optimal dikarenakan jabatannya sebagai staf non fungsional, sehingga perlu adanya kebijakan untuk menetapkan status jabatan staf fungsional dosen bagi dosen tetap Akper, dengan demikian kualitas pendidikan akan semakin meningkat.
  1. Promosi dan sosialisasi Akper Pemerintah Kota Tegal, tidak banyak masyarakat Kota Tegal yang mengetahui bahwa Akper Kota Tegal merupakan institusi pendidikan tinggi milik Pemerintah Kota Tegal, sehingga Akper memerlukan dukungan dari Pemerintah Kota Tegal untuk mensosialisasikan hal tersebut.
  1. Sekarang ini banyak bermunculan lembaga pendidikan tinggi keperawatan baik tingkat D3 maupun S1 dengan sarana yang jauh lebih lengkap dan selalu mengikuti perkembangan teknologi kesehatan dan keperawatan. Akper Pemerintah Kota Tegal dalam hal sarana pendukung kurang mempunyai daya saing dan bila tidak segera dipikirkan maka Akper Pemerintah Kota Tegal tidak bisa menjadi asset kebanggaan Pemerintah Kota Tegal. Karena itu Akper memerlukan dukungan dengan penegasan status dengan perda serta dukungan pendanan agar Akper kembali mempunyai daya saing dan kualitas lulusan semakin meningkat.
  1. Akper Pemerintah Kota Tegal selain meluluskan perawat, juga berpotensi untuk mengadakan pelatihan dan kursus bagi tenaga kesehatan di Kota Tegal dan sekitarnya. Karena keterbatasan sarana dan dukungan, fungsi tersebut belum dapat dioptimalkan. Saat ini Akper hanya bisa menyelenggarakan Pelatihan PPGD bagi perawat setiap tahun dengan pendanaan 100% berasal dari Akper dan peserta, dan kegiatan lain yang berhasil diselenggarakan adalah Seminar Nasional Keperawatan pada bulan Februari 2006.
  1. Pengembangan lahan Akper seluas 2 hektar belum bisa terlaksana dikarenakan faktor pendanaan. Karena hal tersebut maka Akper membutuhkan investor di bidang pendidikan untuk ikut dalam pembangunan dan pengembangan pendidikan Akper dan juga dapat sebagai sumber pendapatan bagi Pemerintah Kota Tegal.

5. PENUTUP

Demikian kondisi Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Tegal semoga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan untuk pengembangan institusi Akper dan berharap Pemerintah Kota Tegal mendukung sepenuhnya pengembangan Akper Pemerintah Kota Tegal supaya dapat menjadi asset Pemerintah Kota Tegal yang berdaya guna dan dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat kota Tegal

45 Tanggapan to “Profil Akper”

  1. irwan hariyanto said

    payah..

  2. ani ratnaningsih said

    selamat sore pak…
    saya ingin bertanya tentang tenaga pendidiknya. Apakah ada lowongan?

    • joe said

      selamat sore…mohon maaf untuk sementara kami blm ada rencana penambahan tenaga pendidik.Tetapi kalau anda berminat mengirimkan berkas lamaran kesini, silakan saja. Tx smg sukses

  3. I am from the united states
    I allow you to exchange links http://internetbusiness666.blogspot.com/
    I have your link, but did not respond but I will try again
    I google around and found your site very good http://perawattegal.wordpress.com/

    Learning, trying, and independent, and brave to face the challenges of free market and has the attitude and spirit and heart that fit your religion and belief
    Greetings to Indonesian medical personnel

  4. koko said

    salam semua……….nama saya koko, mungkin akper pengen di buatin video profil

  5. yalinda said

    tolong bantu dong berapa honor pengajar D III keperawatan sekali tampil ( 2 JAM ) ATAU 2 X 50 MENIT?????

    • joe said

      Setiap institusi patokanya berbeda-beda bu, disesuaikan dg keuangan suatu institusi,Tenaga S1 dan S2 jg honornya berbeda…..

  6. drg.M.Arsjad Effendy,MM said

    Melalui media ini kami mohon izin memberitahukan kepada seluruh alumni AKPER/STIKes bahwa Yayasan Bina Mandiri Asean ( Yayasan BIMA )di Jakarta akan membuka kembali angkatan 2011 pelatihan intensif persiapan seleksi untuk bekerja di Jepang selama 6 bulan dengan bea siswa dari Yayasan BIMA.Program beasiswa ini dimaksud untuk membantu para calon mempersiapkan diri guna menghadapi test seleksi yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui BNP2TKI dan JICWEL ( Institusi Jepang ).
    Untuk keterangan lebih lengkap dapat menghubungi drg.M.Arsjad Effendy,MM Mobile no.08121162211 atau melalui email: arsjad_effendy@yahoo.com…pendaftaran kami tutup sampai minggu ke 3 April…Wass.Arsjad Effendy ( Yayasan BIMA Jakarta )
    Balas

  7. hasanudin zaenudin said

    good day…pak joe,,salam kenal dari saya lulusan akper pemkot angkatan 1 thn 2001,saat ini saya masih bekerja di almana general hospital saudi arabia sudah 8thn,kalo saya mau berbagi ilmu dan pengalaman,kira2 ada waktu ga buat saya kalo pas saya cuti di indo??trmksh

    • joe said

      Salam kenal jg mas hasan, alhamdulilah senang skali sy bs ktemu alumni akper pemkot disini,pa lg sdh sukses bs menembus ke LN.Iya dengan senang hati klo ms hasan mo sharing pengetahuan dan pengalaman dg kami. kapan cuti?kami tunggu nih……….

  8. hasanudin zaenudin said

    insyaAlloh hbs lebaran ini cuti pak,nanti kalo sudah deket masa cutinya saya kabarin lg.Salam wat dosen2 akper semua pak,spesial buat bu fatimatuz zahra,bu tina,bu sukma,pak saptono,bu sulis,bu hj.hanifah….

  9. emy said

    maaf boleh saya tau berapa orang tenaga perawat yang ikut seleksi keluar negri ? dan berapa orang yang lulus setiap tahun? kalau bisa sejak tahun 2009.

    thanks

  10. rina Hartini said

    Wah, sekolah saya dulu menimba ilmu sudah lebih maju ingin rasanya berjumpa kembali dengan BU HANIFAh,,

    Rina Hartini

  11. lusiawati said

    assalamualaikum….
    apakah saat ini akper sedang membutuhkan tenaga pendidik? saya berminat untuk menjadi staff pengajar di akper yang bapak/ibu pimpin…. saya sudah berpengalaman mengajar 3 tahun di stikes…. terima kasih….mohon infonya :)

  12. hasanudin zaenudin said

    kapan reunion pak??bar bada yuuhhh…aku jabane teka wes…sewa bahari inn ya???hehehe…..

  13. Afni said

    Assalamualaikum pak..
    Punten, numpang nanya neh.. kalo AKPER Tegal itu sudah negri belum yah??
    terimakasih atas jawabannya.

  14. wasis said

    Assalamualaikum….terima kasih atas informadi dari profil AKPER PEMKOT TEGAL tapi yang ditanyakan bagaimana dengan pendaftarn tahun depan ?status aku sudah 2 tahun lulus SMA. aku habiskan untk di luar negri,InsyaAllah aku mau ikut daftar disini.skrg aku ikut kegiatan bimbingan belajar mengulang pelajaran SMA. apakah kondisi seperti ini mendukung dalam penerimaan mahasiswa baru?

    • joe said

      walaikumsalam…iya mendukung skali u/ bs lulus seleksi tes masuk akper tahun depan..pendaftaran biasanya di bulan juni-agustus

  15. Novi said

    Maaf, klo dri S1 msih bs mngikuti pnddikn ga? Sya ingin sekali mndalami ilmu kperawatan. Trims.

  16. sisworo said

    wah senang sekali ada media ini saya sisworo angkatan 2, salam buat dosen2 akper pemkot, salam jg buat teman2ku semua

  17. lili wulaningsih said

    Wah angkatan 2 reunian yuk..btw ada lowker bwt staf dosen g neh?tp ku dari kesmas..thanks infonya

  18. adi maswigyo said

    pak parjo knapa jadwal GADAR & KOMUNITAS diberitahukan secara sepihak,tidak diberitahujkan secara menyeluruh…ada mahasiswa yang tau.ada pula yang tidak tau..malah banyak yang tidak tau dan kecewa…Tolong untuk dibenahi cara pembagian kelompknya/ jadwalnya praktek..

    • joe said

      Jadwal sdh dipasang di papan pengumuman, pemberitahuan juga sdh jelas…sering ke kmps ya dan aktif hubungan sm temen2

      • Selamat siang ” Adi Maswigyo “,. alangkah baiknya kalo bisa ketemu langsung membicarakan ini

        Pembagian kelompok praktek merupakan wewenang dari akademik dengan/tanpa meminta persetujuan dr mahasiswa.
        Apabila mahasiswa diberi kesempatan untuk memilih tempat praktek sendiri, hal tersebut merupakan suatu kebijaksaanaan dari akademik. Dalam hal ini, untuk pembagian kelompok PBK Gadar dan Komunitas telah dipasang dr hari sabtu, 21 Januari 2012 dan telah diberikan waktu hingga hari selasa , 24 Januari 2012 untuk penggantian praktek. Tentu saja dengan syarat :
        - alasan kuat dan mendesak
        - Ada yang bersedia ditukar/ menggantikan dan keduanya datang bersamaan ke bagian akademik (tidak dengan sms)
        - Keduanya berada dalam satu periode praktek.

  19. Gita said

    Selamat malam Pak,, maaf pak saya mau tanya, apakah di AKPER Tegal membutuhkan tenaga pendidik? Basic saya dari jurusan kesehatan masyarakat S1, Universitas Negeri Semarang.
    Terima kasih sebelumnya :-)

  20. deni eka o said

    Kepada yth kabag humas akper pempro tegal.

    Salam sehat,

    saya mau bertanya apakah di akper pempro tegal ada jalur untuk ke jepang untuk perawat/ go internasional.
    Terimakasih.

    Hormat kami,

  21. nurlaela said

    hiiiiiii………….kabar-kabur gimana neeeeh??????????????

  22. nurlaela said

    malem bapak_ibu dosen and teman2 saya semuaaaaaaaaaaaaaa

  23. toro said

    berapa biaya pendidikan utk th 2012?

  24. yuni murti said

    maaf pak?mau numpang tanya lo sdh mnkh boleh gk ikt study di akper.terus mslh biaya brt mahasiswa cm byr 1.300.000per 6 bln yc pak

  25. alpian umbu dewa said

    salam kenal pak / bu dosen akper tegal, saya pak alfian di NTT. apa bisa saya minta standar laboratorium keperawatan terbaru untuk DIII keperawatan? makasih sebelumnya.

  26. aeny said

    Maav saya mau tanya,sya aeni dr moga,. msalkan ips msuk k akper sini bisa apa ngga??

  27. ALFIAN said

    ass… pak, saya mau tanya. apakah ada lowongan tenaga pendidik untuk PAI

  28. juni setiawan said

    pagi bpk joe. mhon maaf mw tnya. Apakah kryawan dsna statusnya sdh pegawai tetap at blm , mengingat akper pemkot tegal sdh BLU -+ 2 thun ini ?? trmksh. mhn d bls

  29. juni setiawan said

    sblmny trmksh pk tas jwbnnya. tp sy mw tnya stu kli lg.., kl di tetapkan oleh direktur brrti yg non PNS SKnya SK direktur donk. Sementara setahu sy Kl sdh Pegawi tetap non PNS itu SKnya dari Pemda/Pemkot ?? trmksh. mhon jwbnnya ….., Mtrswun

    • joe said

      SK bupati/walikota tu yg tenaga honorer, skrng sdh tdk ada pengangkatan tenaga honorer dr pemkot/pemda.itulah Keuntungan BLUD ada fleksibilitas keuangan. termasuk pengangkatan pegawai..yang penting sudah punya payung hukum “Perwal/perbub tentang pengaturan pegawai Non PNS BLUD.SK dr direktur dan gaji jg spenuhnya dr institusi BLUD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: