PENDAHULUAN ———————————————————————–
Woolf (1989) secara kualitatif membagi nyeri menjadi dua jenis yakni nyeri fisiologis dan nyeri patologis. Perbedaan utama antara kedua jenis nyeri adalah bahwa nyeri fisiologis adalah sensor normal yang berfungsi sebagai alat proteksi tubuh, sedangkan nyeri patologis merupakan sensor abnormal yang menderitakan seseorang.
Nyeri patologis merupakan sensasi yang timbul sebagai konsekuensi dari adanya kerusakan jaringan atau akibat adanya kerusakan saraf. Jika proses inflamasi mengalami proses penyembuhan normal sehingga menghilang sesuai dengan penyembuhan disebut sebagai adaptive pain yang lazim dikenal sebagai nyeri akut. Di pihak lain, kerusakan saraf justru berkembang menjadi intractable pain setelah penyembuhan usai, disebut sebagai maladaptive pain, dan lazim dikenal sebagai neuropathic pain.
Baca entri selengkapnya »
Arsip untuk ‘MANAGEMENT NYERI’ Kategori
MANAJEMEN NYERI AKUT DAN NYERI REFRAKTER
Posted by joe pada 29/08/2009
Ditulis dalam MANAGEMENT NYERI | Bertanda: MANAGEMENT NYERI, manajemen nyeri, nyeri akut, nyeri kronis | 1 Komentar »
















