AKPER PEMKOT TEGAL

Hidup adalah Proses Belajar dan Berjuang Tanpa Batas

Archive for the ‘KEPERAWATAN GAWAT DARURAT’ Category

CEDERA KEPALA

Posted by joe pada 07/12/2009

Pendahuluan

Sekitar 40% penderita cedara multiple akan mengalami cedera susunan syaraf pusat. Kelompok ini akan mengalami angka kematian dua kali lebih tinggi (35% banding 17%) dibandingkan dengan kelompok tanpa cedera SSP. Cedera kepala mencakup 25% dari seluruh kematian akibat trauma dan meliputi setengah dari kematian kecelakaan sepeda motor sebagai mana cedera lain, evaluasi dan penataalaksanaan yang menyeluruh dan segera akan memberikan kemungkinan sembuh yang lebih baik .Untuk melakukan penatalaksanaan cedera kepala dengan efektif, perlu pemahaman anatomi dasar dan fisiologi yang baik tentang kepala dan otak. Cedera kepala yang terjadi dapat berupa memar jaringan otak yang diikuti dengan ‘swelling’ dan peningkatan tekanan intra cranial, cedera terhadap pembuluh darah disertai pendarahan dan peningkatan tekanan intra cranial atau cedera tembus yang merusak jaringan otak. Harus selalau diingat bahwa pada cedera kepala berat sebaiknya selalu diasumsikan juga disertai dengan cedara servikal dan spinal cord.

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , | 2 Comments »

MULTIPEL TRAUMA

Posted by joe pada 07/12/2009

PENDAHULUAN

Dengan semakin pesatnya kemajuan lalu lintas di Indonesia, baik dari segi jumlah, pemakai jalan, jumlah pemakai jalan jasa angkutan dan bertambahnya jaringan jalan serta kecepatan kendaraan akan meningkatkan angka kejadian trauma.

Kecelakaan lalu lintas sering mengakibatkan trauma dan kita harus waspada kemungkinan multiple trauma yang akan mengakibatkan multiple fraktur dan trauma organ lain seperti kepala, thoraks,organ indra dan pembuluh darah besar.

Kecelakan dapat terjadi tanpa diketahui oleh seseorang kapan ada dan dimana berada. Pada kasus dengan cidera berat, sering menimbulkan kematian dan kecacatan, baik akibat pertolongan yang kurang cepat atau kurang benar. Penderita cedera berat harus mendapatkan pertolongan yang secara cepat dan benar, secepatnya dibawa kerumah sakit yang mempunyai prasarana dan pasilitas yang memadai.

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

PENATALAKSANAAN TRAUMA THORAKS

Posted by joe pada 07/12/2009

PENDAHULUAN

Rongga toraks merupakan suatu rongga yang diisi oleh berbagai organ tubuh yang sangat vital, diantarannya : jantung, paru, pembuluh darah besar.

Rongga toraks dibentuk oleh suatu kerangka dada berbentuk cungkup yang tersusun dari tulang otot yang kokoh dan kuat, namun dengan konstruksi yang lentur dan dengan dasar suatu lembar jaringan ikat yang sangat kuat yang disebut Diaphragma. Konstruksi kerangka dada tersebut diatas sangat menunjang fleksibelitas fungsinya, diantaranya : fungsi perlindungan terhadap trauma dan fungsi pernafasan.

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

PENATALAKSANAAN TRAUMA ABDOMEN

Posted by joe pada 29/11/2009

PENDAHULUAN

Rongga abdomen merupakan suatu rongga dengan dukungan bagian belakang oleh susunan tulang belakang torako-lumbo-sakralis dengan seluruh rongga yang diliputi otot dan jaringan pengikat yang relatif rentan terhadap trauma, bila dibandingkan dengan kerangka dada.

Dibagian atas terdapat diaphragma dan dibawah didasari oleh diaphragma pelvis yang tersangga oleh kerangka pelvis. Bagian sisi dari muka seluruhnya di bentuk oleh otot, yang kekuatannya sangat relatif tergantung atas derajat beban yang diberikan secara rutin terhadap otot tersebut.

Akibat dari konstruksi pelindung rongga abdomen ini, organ yang terdapat didalam rongga abdomen menjadi sangat rentan terhadap trauma baik trauma tajam maupun trauma tumpul, trauma yang relative “Ringan” sudah cukup untuk menimbulkan kerusakan organ intra-torakal, namun tanpa ditangani secara cepat dan tepat, akan mampu menyebabkan keadaan fatal.

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , | 9 Comments »

PENATALAKSANAAN JALAN NAFAS

Posted by joe pada 30/08/2009

images

dr. Joko Murdiyanto, Sp.An

———————————————————————————————————Terapi Oksigen

Oksigen adalah suatu substansi yang sangat penting dalam kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Oksigen diperlukan untuk pernapasan normal oganisme aerobik. Oksigen merupakan 50% komponen penyusun planet bumi, 21% komponen udara yang kita hirup, dan 89% komponen air.

Tujuan terapi oksigen adalah untuk menanggulangi hipoksia jaringan yang terjadi karena penurunan tekanan oksigen arteri. Pasien jarang dapat bertahan hidup dengan nilai tekanan oksigen arterial pada daerah merah (tekanan £ 25 mmHg).

Metode Pemberian Oksigen

  1. Variable performance

These devices administer uncontrolled oxygen therapy, because the patient creates the inspired mixture by the act of breathing. Example : nasal catheter, nasal cannula, mask shells with or without rebreathing bag.

clip_image001

Low capacity masks shell

clip_image001

Nasal cannula

images11
High capacity systems

(non re-breathing mask)

images87
Nasal catheter

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , , , , , , | 2 Comments »

KESEIMBANGAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT

Posted by joe pada 29/08/2009

76

dr. Joko Murdiyanto, Sp.An

—————————————————Komposisi Cairan dan Elektrolit yang Normal

Dengan makan dan minum tubuh kita mendapat air, elektrolit, karbohidrat, lemak, vitamin dan zat-zat lainnya. Dalam waktu 24 jam jumlah air dan elektrolit yang masuk dan keluar melalui kemih, tinja, keringat dan uap pernapasan pada orang dewasa kira-kira sama seperti pada tabel di bawah ini.

Masukan (ml per 24 jam) Keluaran (ml per 24 jam)
Minum 800 – 1700 Urine 600 – 1600
Makan 500 -1000 Faeces 50 – 200
Oksidasi 200 – 300 IWL 850 – 1200
Jumlah 1500 – 3000 Jumlah 1500 – 3000

Komposisi Cairan Tubuh

Kandungan air pada saat bayi lahir adalah sekitar 75% BB dan pada saat berusia 1 bulan sekitar 65% BB. Komposisi cairan pada tubuh dewasa pria adalah sekitar 60% BB, sedangkan pada dewasa wanita 50% BB. Sisanya adalah zat padat seperti protein, lemak, karbohidrat, dll.

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | 4 Comments »

KESEIMBANGAN ASAM BASA

Posted by joe pada 29/08/2009

Pendahuluan
Derajat keasaman merupakan suatu sifat kimia yang penting dari darah dan cairan tubuh lainnya. Satuan derajat keasaman adalah pH.
Klasifikasi pH
• pH 7,0 adalah netral
• pH diatas 7,0 adalah basa (alkali)
• pH dibawah 7,0 adalah asam
Suatu asam kuat memiliki pH yang sangat rendah (hampir 1,0); sedangkan suatu basa kuat memiliki pH yang sangat tinggi (diatas 14,0). Darah memiliki pH antara 7,35-7,45. Keseimbangan asam-basa darah dikendalikan secara seksama, karena perubahan pH yang sangat kecil pun dapat memberikan efek yang serius terhadap beberapa organ.
Pengaturan Keseimbangan Asam Basa
Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , , , , | 6 Comments »

KONSEP DASAR INTENSIVE CARE UNIT (ICU)

Posted by joe pada 20/08/2009

Dr. Joko Murdiyanto, Sp.An

Definisi Intensive Care Unit (ICU) Intensive Care Unit (ICU) atau Unit Perawatan Intensif (UPI) adalah tempat atau unit tersendiri di dalam rumah sakit yang menangani pasien-pasien gawat karena penyakit, trauma atau komplikasi penyakit lain. Intensive Care Unit (ICU) merupakan cabang ilmu kedokteran yang memfokuskan diri dalam bidang life support atau organ support pada pasien-pasien sakit kritis yang kerap membutuhkan monitoring intensif. Pasien yang membutuhkan perawatan intensif sering memerlukan support terhadap instabilitas hemodinamik (hipotensi), airway atau respiratory compromise dan atau gagal ginjal, kadang ketiga-tiganya. Perawatan intensif biasanya hanya disediakan untuk pasien-pasien dengan kondisi yang potensial reversibel atau mereka yang memiliki peluang baik untuk bertahan hidup.

Baca entri selengkapnya »

Posted in KEPERAWATAN GAWAT DARURAT | Dengan kaitkata: , , , , , | 4 Comments »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.