.: SEMANGAT BARU 2011 .:
Posted by joe pada 08/12/2010
”Dengan datangnya hari yang baru, datang jugalah kekuatan dan pikiran yang baru.”
- Eleanor Roosevelt, Ibu Negara, 1884-1962
Semangat Baru
Sebentar lagi Kita akan memasuki tahun baru 2011. Ada yang merayakan pergantian tahun baru dengan
penuh antusias. Mulai dari yang paling murah dengan menonton secara gratisan pesta kembang
api di Tugu Monas hingga menyaksikan perhelatan para artis di hotel bintang lima dengan biaya
jutaan rupiah. Tapi ada pula yang menganggap pergantian tahun biasa-biasa saja. Beberapa
orang mulai melakukan ancang-ancang menyambut tahun 2011. Ada yang berjanji untuk tidak
melakukan suatu kebiasaan buruk yang sering dilakukannya di tahun lalu. Ada yang berjanji
untuk melakukan hal yang lebih baik lagi dibandingkan tahun lalu.
Untuk memulai hal yang lebih baik, sejatinya memang tidak perlu menunggu pergantian tahun.
Aktor kawakan Denzel Washington jauh-jauh hari sebelum tahun baru berganti, mengatakan,
“Untuk memperbarui hidup tak perlu menunggu Tahun Baru.” Apa yang dikatakan Denzel
memang tidak salah. Pepatah lama mengatakan, “Everyday is a new life”, setiap hari yang akan
kita lalui merupakan hidup baru.
Tahun 2010 memang tinggal kenangan. Biasanya pada setiap pergantian tahun seringkali kita
disarankan untuk melihat dan melakukan introspeksi atas apa-apa yang telah dilakukan di masa
lalu. Seandainya saja ada mesin waktu yang bisa menggiring kita ke masa lampau, mungkin kita
bisa memperbaiki semua kesalahan yang telah dibuat dan melakukan keputusan yang
seharusnya. Sayangnya, hal itu hanya ada di film fiksi “Back To The Future” yang dilakoni
Michael J. Fox, sehingga Fox bisa bolak-balik ke masa lampau untuk memperbaiki kesalahankesalahan yang telah dibuatnya
Agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama secara berulang, buatlah hidup ini dengan
terencana dan teratur. Sudah seharusnya memang kita membuat resolusi di tahun 2011 nanti.
Resolusi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti, ‘putusan atau kebulatan pendapat
berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat’ atau ‘pernyataan tertulis,
biasanya berisi tuntutan terhadap suatu hal.’
Ada baiknya kita mencontoh kebiasaan bangsa Romawi yang selalu memulai hidup baru dan
semangat baru seiring dengan pergantian tahun baru. Berikut beberapa hal yang harus
diperhatikan kita dalam membuat resolusi;
Buatlah Target dan Rencana
Langkah pertama yang diambil dalam membuat resolusi ialah dengan menentukan target yang
akan kita tuju di tahun 2011 nanti. Buatlah rencana-rencana yang mengiringinya agar target
tersebut dapat terlaksana. Misalkan kita ingin membuat satu judul buku untuk diterbitkan, bisa
fiksi atau non fiksi. Buatlah rencana-rencananya, misalnya dalam satu bulan harus sudah selesai
sekian bab. Minggu pertama di bulan pertama, misal harus dilakukan riset terhadap satu kasus.
Bertindaklah Konsisten
Agar apa yang telah disepakati di awal kita tidak lupa, ada baiknya kita mencatat semuanya itu
dalam suatu catatan tertulis. Anda bisa melakukannya di buku agenda, telepon seluler, atau
bahkan Anda bisa melakukannya dengan menempelkan kertas ditempat yang sering Anda lihat,
di komputer Anda misalnya. Taati apa-apa yang telah Anda buat. Dalam melakukan aktivitas,
kita harus bisa menentukan prioritas-prioritas yang sejalan dengan target, dan menyingkirkan
segala aktivitas yang tidak ada kaitannya dengan target. Kita pun harus tegas terhadap diri
sendiri dan tidak terpancing terhadap godaan-godaan lain. Jangan jadikan godaan tersebut
sebagai hal yang penting, yang pada akhirnya bisa menggagalkan atau memundurkan target
yang telah disepakati, yang berakibat target dikejar dengan terburu-buru dengan kualitas hasil
yang rendah.
Fleksibel
Patut diingat bahwa Anda harus siap bila ternyata target bisa meleset dari rencana yang telah
disepakati sebelumnya. Rencana-rencana yang telah ditetapkan semula dapat menyimpang
karena dua hal, pertama karena kelalaian kita sendiri dan kedua, karena force majeur, sesuatu
hal terjadi yang tidak kita kehendaki di luar kemampuan kita. Misalnya saja pada bulan Maret
harus sudah diselesaikan sekian bab, tapi ternyata Anda terkena penyakit malaria yang
menyebabkan Anda harus dirawat selama beberapa hari atau beberapa bulan di rumah sakit.
Sudah pasti rencana-rencana berikutnya akan mundur dari waktu yang telah ditetapkan. Tak
perlu patah semangat. Dalam hal ini, Anda bisa membuat rencana-rencana baru yang telah
diperbaiki. Atau bisa juga melakukan rencana yang baru agar target awal tetap tercapai dengan
melakukan fleksibilitas terhadap waktu yang tersisa. Bagaimana caranya? Almarhum Kemmons
Wilson, pendiri Holiday Inn, wirausahawan yang sukses, tapi tidak lulus SMA, punya resep yang
menarik. Ketika Wilson diundang untuk menyampaikan pidato wisuda di sekolah ketika ia
pernah belajar, Wilson mengatakan, “I really don’t know why I’m here. I never got a degree, and
I’ve only worked half-days my entire life. I guess my advice to you is to do the same. Work halfdays
every day. And it doesn’t matter which half-the first twelve hours or the second twelve
hours.” “Saya tidak mengerti kenapa saya bisa berada disini. Saya tidak pernah tamat SMA dan
saya hanya bekerja setengah hari sepanjang hidup saya. Saya ingin menyarankan kepada Anda
untuk melakukan hal yang sama. Bekerjalah setengah hari dalam sehari, tidak penting apakah
Anda memilih dua belas jam yang pertama atau dua belas jam yang kedua.” Anda diberikan
waktu 24 jam sehari. Gunakanlah waktu tersebut secara optimal.
Kalaupun akhirnya target Anda meleset, tak perlu kecewa. Buatlah resolusi baru. Resolusi
dibuat tentu tidak perlu menunggu tahun baru. Tetap semangat! Selamat datang Tahun Baru 2011!
Sumber: Semangat Baru oleh Sonny Wibisono, penulis, tinggal di Jakarta
Like this:
Entri ini dituliskan pada 08/12/2010 pada 06:00 dan disimpan dalam KARTU UCAPAN. Bertanda: selamat datang tahun baru 2011. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.
















Seno Andrianto berkata
maju terus akper pemkot tegal….